Download WordPress Themes, Happy Birthday Wishes
Relawan Demokrasi Gandapura Sosialisasi Pemilu 2019 Ke Dayah Darussa'dah Cot Puuk
Relawan Demokrasi Gandapura Sosialisasi Pemilu 2019 Ke Dayah Darussa'dah Cot Puuk

Relawan Demokrasi Gandapura Sosialisasi Pemilu 2019 ke Dayah Cot Puuk

Bireuen – Relawan Demokrasi Kabupaten Bireuen yang berasal dari Kecamatan Gandapura, yakni: Fauzi, Iryadi, Akhyar, Murni dan Rahma sosialisasikan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kepada santriwan dan santriwati dayah Darussa’dah Desa Cot Puuk Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen, Senin 11 Februari 2019.

Relasi Gandapura Fauzi dalam kegiatan ini mengajak seluruh santri yang berhadir untuk tidak golput dalam pemilu 2019, karena satu suara kita menentukan masa depan bangsa. “Apa yang kami sampaikan ini juga dapat teruskan kepada kawan-kawan yang tidak berhadir sehingga mereka juga akan menjadi pemilih yang rasional,” ucap Fauzi didampingi sejumlah anggota relawan lainnya.

Pada sosialisasi ini, Fauzi juga memperkenalkan kepada santri warna surat suara. Untuk surat suara pemilihan DPRK warna Hijau, DPRA Biru, DPD RI merah, DPR RI Kuning dan Presiden dan Wakil Presiden berwarna abu-abu dan tata cara pindah memilih.

Ketua PPK Gandapura, Darkasyi dalam sambutannya antara lain mengatakan, Pemilu 2019 adalah milik kita bersama. “ Kami dari PPK Gandapura mengajak seluruh santri yang sudah berhak memilih untuk sama-sama kita sukseskan pemilu pada hari Rabu tanggal 17 april 2019, karena ini adalah kewajiban kita bersama,” ucap Darkasyi.

Sementara itu, Ketua Umum yayasan dayah Darussa’dah Tgk Ulil amri sangat mengapresiasi kinerja dari Relasi Gandapura. “Saya sangat mengapresiasi kinerja dari Relawan Demokrasi Gandapura dan PPK Gandupura dalam menyukseskan Pemilu 2019, para santri sangat membutuhkan informasi dan ilmu pengetahuan mengenai pemilu 2019 karena kebanyakan dari mereka adalah masih pemilih pemula. Maka dari itu dengan kehadiran Tim Relawan Demokrasi dan PPK Gandapura sangat membantu santri untuk mengerti syarat serta ketentuan dalam memilih”.